Office Address

Graha STR, Lt. 4, Jl. Ampera Raya No.11, Jakarta Selatan

WhatApp

+6281319261108

Email Address

admin@positifkreatif.id

Sajian Sempurna, Bisnis Terjaga: Inilah Alasan Mengapa Sertifikasi BPOM adalah Investasi Terbaik Anda

Sajian Sempurna, Bisnis Terjaga: Inilah Alasan Mengapa Sertifikasi BPOM adalah Investasi Terbaik Anda

Setiap Imlek, selalu menarik melihat bagaimana dapur-dapur rumahan berubah jadi pusat produksi kecil-kecilan. Tiba-tiba meja dipenuhi kue keranjang, lapis legit dipanggang berlapis-lapis, manisan buah dikemas cantik, sampai hampers makanan berseliweran di grup WhatsApp dan marketplace. Suasananya meriah, dan jujur saja, ini memang salah satu momen paling “menggiurkan” buat pelaku usaha makanan.

Tapi di balik hiruk pikuk pesanan dan euforia jualan, ada satu hal yang sering luput dari perhatian: urusan legalitas dan keamanan pangan.

Imlek memang peluang emas. Pesanan naik, jangkauan pasar melebar, bahkan banyak bisnis rumahan yang tiba-tiba kebanjiran order dari luar kota. Sayangnya, tanpa izin berusaha (NIB) dan izin edar BPOM, peluang ini bisa berubah jadi tantangan. Produk bisa ditolak marketplace, usaha bisa dipertanyakan legalitasnya, dan yang paling berat, kepercayaan pembeli bisa runtuh hanya karena status izin yang belum beres.

Kalau dipikir-pikir, NIB itu sebenarnya seperti “KTP bisnis.” Dengan NIB, produsen makanan jadi lebih leluasa:

  • masuk ke marketplace besar,

  • bermitra dengan toko atau reseller,

  • punya posisi hukum yang lebih aman, dan

  • terlihat lebih profesional di mata pelanggan.

Banyak pelaku usaha baru sadar pentingnya NIB justru setelah kewalahan menghadapi lonjakan pesanan saat hari raya. Padahal, kalau dari awal sudah diurus, bisnis bisa melangkah lebih tenang dan terstruktur.

Lalu soal BPOM. Kalau NIB adalah identitas usaha, izin BPOM bisa dibilang jaminan keamanan produk. Bukan sekadar stempel formalitas, tapi tanda bahwa makanan yang dijual sudah melalui standar kebersihan, keamanan, dan pelabelan yang jelas.

Bayangkan saja: kue Imlek tampil cantik, kemasan elegan, foto Instagramable, tapi ternyata tidak memenuhi standar keamanan pangan. Dampaknya bukan cuma soal aturan, tapi soal kepercayaan. Sekali pelanggan ragu, membangun reputasi kembali bisa jauh lebih sulit daripada mengurus izinnya sejak awal.

Menariknya, banyak usaha makanan justru lahir dari dapur rumah dan tumbuh besar berkat momen-momen seperti Imlek. Karena itu, rasanya sayang kalau momentum ini hanya dimanfaatkan untuk jualan musiman, tanpa menyiapkan fondasi bisnis yang lebih kuat.

Kalau boleh jujur, Imlek bisa jadi waktu yang tepat untuk berbenah:

  • mengurus NIB bagi yang belum punya,

  • mendaftarkan produk ke BPOM,

  • memperbaiki kemasan dan label, dan

  • mulai memikirkan bisnis jangka panjang, bukan cuma ramai saat hari raya.

Pada akhirnya, tradisi Imlek mengajarkan tentang keberuntungan, keteraturan, dan keberkahan. Dalam konteks usaha, keberkahan itu bisa diwujudkan lewat kepatuhan terhadap aturan, punya izin berusaha dan izin BPOM bukan sekadar memenuhi regulasi, tapi juga bentuk tanggung jawab kepada pelanggan yang sudah percaya pada produk kita.

Admin Poskre
Author

Admin Poskre

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tetap terhubung dengan kami!

Dapatkan tips bisnis, penawaran eksklusif, dan informasi terbaru langsung ke email Anda.

shape